KOTAPINANG

Lebih dari Sekadar Cerita Kotapinang

Labusel Mampu Lebih Maju Dari Madina

Posted by Kotapinang pada Agustus 29, 2011

Hirbak Wahyu Setyawan

Hirbak Wahyu Setyawan

Labusel Mampu Lebih Maju Dari Madina

Oleh: Deni Syafrizal Daulay
Sebagai Kabupaten baru Labuhanbatu Selatan diyakini mampu maju lebih pesat dari pada Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Bahkan, Labusel tidak perlu menunggu sebelas tahun untuk mencapai kemajuannya.

Hal tersebut diutarakan Kapolres Labuhanbatu AKBP Hirbak Wahyu Setyawan dalam pidatonya pada hari pertama safari Ramadan Polres Labuhanbatu yang digelar di Mapolsekta Kotapinang, Senin (15/8). Menurut Hirbak, terdapat perbedaan mendasar yang membuat Labusel dapat maju lebih cepat dari pada Madina.
Hirbak menyebutkan, sebelum bertugas di Polres Labuhanbatu dirinya bertugas sebagai Kapolres Madina. Dalam analisis sederhananya, dia melihat perbedaan mendasar antara Labusel dengan Madina, salah satunya dari sisi angkutan dan infrastruktur jalan.
Menurut Hirbak, tranportasi di Labusel jauh lebih maju dari pada Madina. Di mana banyak angkutan yang terdapat di Labusel, sehingga untuk bepergian dan transportasi ekonomi masyarakat tak perlu bingung. Di samping itu, Labusel memiliki badan jalan cukup luas yang dapat menampung kendaraan cukup banyak. “Madina dan Labusel berbeda. Adina butuh waktu 11 tahun untuk maju, sementara Labusel baru tiga tahun sudah maju,” katanya.
Kemajuan Labusel itu kata Hirbak, akan semakin dinamis jika seluruh unsur bersatu. Menurutnya, jika semua elemen saling menghormati maka Labusel bisa lebih cepat majunya. “Nggak perlu 11 tahun seperti Madina,” katanya.
Dari internal Kepolisian kata dia, untuk menyekong kemajuan itu pihaknya sudah membuat program yakni pengamanan perkebunan, kota, dan Jalan Lintas Sumatera (Bukoja). Selain itu pihaknya juga menyediakan Call Commone Center untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat. “Dulu kita buat call center yang langsung terhubung ke Hp saya. Tapi laporannya kebanyakan saya malah pusing nggak bisa kerja,” katanya.
Dalam sebulan ini kata dia, baru dua kasus yang cukup menonjol yakni kasus perampokan toke getah di Aek Buru dengan kerugian Rp80 juta dan kasus kebakaran Pasar Inpres Kotapinang. “Karenanya kita terus berharap kerja sama yang baik dari seluruh elemen masyarakat,” katanya. (*)

Dikutip dari Harian Waspada edisi 18 Agustus 2011

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: