KOTAPINANG

Lebih dari Sekadar Cerita Kotapinang

Gulai Baung Makanan Para Raja

Posted by Kotapinang pada Januari 28, 2011

Ikan Baung

Ikan Baung

Gulai Baung Makanan Para Raja

Oleh: Deni Syafrizal Daulay

IKAN Baung merupakan salah satu spesies ikan istimewa yang hidup di sepanjang aliran sungai Barumun. Sampai saat ini keberadaan Baung jadi satu cirikhas di Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel). Tak mengherankan jika ikan ini masuk dalam salah satu ikon dalam logo Pemkab Labusel selain kelapa sawit dan karet.

Keistimewaan Baung juga membuat kuliner berbahan dasar ikan ini jadi begitu spesial. Salah satu masakan khas berbahan dasar Baung yang cukup populer di Labusel yakni Gulai Asam Baung. Keistimewaan itu bukan serta merta. Gulai Asam Baung diyakini masyarakat Labusel khususnya di Kotapinang sebagai menu istimewa para sultan di masa kejayaan Kesultanan Kotapinang di masa lampau.

Saat ini Gulai Asam Baung jadi makanan khas kebanggan masyarakat Labusel. Mendapatkan kuliner ini di Labusel tak begitu sulit. Hampir seluruh warung menyediakan Gulai Asam Baung sebagai menu utamanya. Harganya pun cukup murah, mulai dari Rp15 ribu hingga Rp25 ribu per porsi, sehingga tidak merusak isi kantong Anda.

Kistimewaan nasakan ini, terdapat pada rasanya yang enak dan daging ikan Baung terkenal lembut. Bumbu-bumbunya yang bersumber dari rempah-rempah alami membuat rasanya pun khas, sehingga membuat Anda ketagihan untuk selalu menikmatinya.

Sesuai namanya, Gulai Asam Ikan Baung berbahan dasar ikan Baung yang banyak terdapat di sungai Barumun. Sedangkan bumbu-bumbunya berasal dari rempah alami plus bawang, cabai, sereh, asam belimbing, dan bahan lainnya. Perpaduan ikan dan rempah tersebut menghasilkan gulai asam yang khas. Kesan rasa yang ditimbulkannya yakni pedas, asam, dan asin, sehingga terasa segar di lidah. Aromanya pun khas, memancing selera untuk segera menikmatinya. (*)

 

 

Gulai Baung Makanan Para Raja

Oleh: Deni Syafrizal Daulay

IKAN Baung merupakan salah satu spesies ikan istimewa yang hidup di sepanjang aliran sungai Barumun. Sampai saat ini keberadaan Baung jadi satu cirikhas di Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel). Tak mengherankan jika ikan ini masuk dalam salah satu ikon dalam logo Pemkab Labusel selain kelapa sawit dan karet.

Keistimewaan Baung juga membuat kuliner berbahan dasar ikan ini jadi begitu spesial. Salah satu masakan khas berbahan dasar Baung yang cukup populer di Labusel yakni Gulai Asam Baung. Keistimewaan itu bukan serta merta. Gulai Asam Baung diyakini masyarakat Labusel khususnya di Kotapinang sebagai menu istimewa para sultan di masa kejayaan Kesultanan Kotapinang di masa lampau.

Saat ini Gulai Asam Baung jadi makanan khas kebanggan masyarakat Labusel. Mendapatkan kuliner ini di Labusel tak begitu sulit. Hampir seluruh warung menyediakan Gulai Asam Baung sebagai menu utamanya. Harganya pun cukup murah, mulai dari Rp15 ribu hingga Rp25 ribu per porsi, sehingga tidak merusak isi kantong Anda.

Kistimewaan nasakan ini, terdapat pada rasanya yang enak dan daging ikan Baung terkenal lembut. Bumbu-bumbunya yang bersumber dari rempah-rempah alami membuat rasanya pun khas, sehingga membuat Anda ketagihan untuk selalu menikmatinya.

Sesuai namanya, Gulai Asam Ikan Baung berbahan dasar ikan Baung yang banyak terdapat di sungai Barumun. Sedangkan bumbu-bumbunya berasal dari rempah alami plus bawang, cabai, sereh, asam belimbing, dan bahan lainnya. Perpaduan ikan dan rempah tersebut menghasilkan gulai asam yang khas. Kesan rasa yang ditimbulkannya yakni pedas, asam, dan asin, sehingga terasa segar di lidah. Aromanya pun khas, memancing selera untuk segera menikmatinya. (*)

8 Tanggapan to “Gulai Baung Makanan Para Raja”

  1. Alam Warda RItonga said

    Mantaps…Yumii…yang paling mantap lagi nangkap ikanya bro di sungai barumun tu…saya pernah ikut mencari ikan di sungai tersebut dengan cara memancing…Uiiiihhh… asyik betul bro…mungkin lain kali masalah memancing di Sungai Barumun juga perlu di posting tu bro…

  2. lena diana said

    maknyuuus, jd ingat waktu KKN di Gn Martinggi Panyabungan kt dpt ikan baung dari warga yg baru pulang mancing bratx hmpir 1 kg di masak asam pedas makan bramai2. jadi pengen nih sbb di jawa blum prnah ada tu

  3. facebook said

    i love it

  4. Sn. Qap said

    Aseekk-Aseekk…

  5. cucuputribahran said

    Sekedar informasi aja, aku kalau kangen masakan Kotapinang masakan mamak, aku sering ke Pasar Senen (Jak-Pus) atau Tanah Tinggi/ Tanah Merah di Tanggerang. Dan sulit didapatkan di rumah makan dikota2 lain di pulau Jawa.
    Disana tersedia Holat, Gulai Baung, Anyang pakis, Gulai Daun Ubi Tumbuk, dan Sambal Khas Ikan Teri Medan.

    Teringat waktu kuliah juga makanan diatas sering saya dapatkan di Acara Organisasi “RUMPUN MELAYU BERSATU – LASKAR MAHASISWA MELAYU RIAU (RMB-LMMR)” kebetulan Organisasi ini punya cabang di Bandung.
    Juga makanan diatas sering saya dapatkan di UKSU ( Unit Kebudayaan Sumatera Utara ) di Bandung.

    #BanggaJadiMasyarakatBatak-Melayu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: