KOTAPINANG

Lebih dari Sekadar Cerita Kotapinang

Iccor si Ikan Putih dari Barumun, Kotapinang, Labuhanbatu Selatan

Posted by Kotapinang pada Januari 25, 2011

Sungai Barumun Saat Banjir

Sungai Barumun Saat Banjir

Iccor si Ikan Putih dari Barumun

Oleh: Deni Syafrizal Daulay

SUNGAI Barumun yang membelah Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) memang memiliki banyak misteri. Tak hanya tentang peran vitalnya dimasa lalu, sungai yang mengalir dari kawasan Tapanuli Selatan dan bermuara di Selat Malaka ini juga menyimpan kekayaan spesies ikan yang terbilang istimewa dan unik.

Selain Dundung, ada spesies ikan lain yang hanya muncul pada saat sungai Barumun banjir besar. Ikan itu dikenal oleh masyarakat Labusel dengan sebutan Iccor. Jika kemunculan Dundung diyakini memberi pertanda banjir telah mencapai puncaknya, kemunculan Iccor bagi masyarakat yang bermukim di bantaran sungai Barumun diyakini sebagai pertanda air akan segera surut. Boleh percaya atau tidak, namun hal itu telah jadi satu kepercayaan bagi masyarakat setempat.

Sama seperti Dundung, bentuk dan ukuran Iccor juga cukup aneh. Panjang Iccor paling besar hanya sekitar 10 inci dan diameter tubuhnya sekitar 0,8 cm. Warnanya putih cerah, mulutnya memanjang dan bentuk tubuhnya mirip ikan cucut. Ikan ini juga hidup di air deras.

Tak jelas dari mana asalnya, namun begitu air sungai Barumun mulai surut, maka Iccor pun akan muncul. Saat itulah nelayan mulai melakukan pencarian. Perkakas untuk perburuan Iccor pun cukup sederhana. Biasanya nelayan hanya berbekal dulang tradisional, ember berisi air dan rokok tentunya.

Yang paling unik adalah cara nelayan menangkap ikan ini. Mereka biasanya menunggu datangnya hembusan angin sambil berdiri di air. Iccor akan lari begerombol saat angin berhembus. Saat itulah mereka memasukkan dulangnya mengikuti arus air. Begitu dulang diangkat, ratusan bahkan ribuan Iccor sudah masuk ke dalam dulang.

Setelah Iccor terkumpul cukup banyak, mereka pun menyudahi kegiatan pencarian. Iccor kemudian dibawa ke jembatan sungai Barumun untuk dijual kepada warga yang sudah antre untuk membeli Iccor tersebut. Karena banyaknya yang membeli, sebagian warga ada juga yang memilih untuk langsung datang ke tempat nelayan mencari Iccor, mengantisipasi agar tak kehabisan.

Kemuculan Iccor juga jadi satu berkah bagi warga bantaran sungai Barumun. Harga ikan ini cukup mahal karena rasanya memang enak dan gurih. Biasanya warga mengolah Iccor dengan cara digoreng atau di pepes. Selain sebagai lauk untuk makan, Iccor yang sudah diolah juga kerap dijadikan cemilan oleh warga. Ikan ini menjadi lebih khas karena diyakini Iccor pun hanya ada di aliran sungai Barumun. (*)

9 Tanggapan to “Iccor si Ikan Putih dari Barumun, Kotapinang, Labuhanbatu Selatan”

  1. Zunaidi Hrp said

    trims infonya: di Sungai Kanan jg ada tuh!

  2. Iccor, mengandung protein dan kalsium yang cukup tinggi. iccor juga enak dibuat cemilan seperti peyek. Iccor juga enak dijadikan makanan apalagi disambal kering tambah lagi gule daun ubi. hahahahaha… rasanya enak kali jang. Santang ada Sontap

  3. red said

    wah dulu saya juga makan ikan itu di psp timur, ada gambarnya gak saya tertarik sekali

  4. saya Kangen labuhan dan sungai barumun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: