KOTAPINANG

Lebih dari Sekadar Cerita Kotapinang

Membangun Perhotelan di Danau Pagaran Padang, Torgamba, Labuhanbatu Selatan

Posted by Kotapinang pada Oktober 10, 2010

Potensi Pembangunan Hotel di Danau Seberang

Potensi Pembangunan Hotel di Danau Seberang

Menggagas Potensi Wisata di Labuhanbatu Selatan
Membangun Perhotelan di Danau Pagaran Padang (Danau Seberang)
Oleh: Deni Syafrizal Daulay
DANAU Pagaran Padang (Danau Seberang) yang terletak di Dusun Kampung Mangga, Desa Asam Jawa, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan merupakan danau terbesar dan dulunya merupakan yang terindah di Labuhanbatu Selatan. Berjarak sekitar 3,5 km dari Kotapinang, dapat ditempuh dengan mobil, motor, dan becak bermotor sekitar 15 menit dari Kotapinang.
Sementara dari Kota Medan, danau ini bisa ditempuh melalui jalur Jalan Lintas Sumatera selama sekitar tujuh jam. Dulunya danau ini banyak diminati wisatawan lokal di kawasan Kotapinang dan sekitarnya. Karena keindahan alamnya, udaranya yang segar dan alami, sesuatu yang sangat jarang kita jumpai di tengah hiruk pikuknya kota.
Dulunya di sepanjang perjalanan menuju dan di sekeliling danau ini Anda akan menjumpai hamparan perkebunan sawit dan karet milik masyarakat setempat. Di tengah danau terdapat gugusan pulau kecil yang ditumbuhi rimbun ilalang dan pohon berbatang kecil.
Tak heran dahulu begitu banyak orang menghabiskan masa liburannya di tempat ini. Namun kini danau ini telah rusak. Hampir seperempat danau yang dulu airnya biru kehijauan ini dipenuhi enceng gondok. Di tepi danau yang menjorok ke jalan raya berdiri sejumlah warung tuak dan warung esek-esek. Kondisi itu membuat pengunjung enggan singgah hingga membuat tempat ini terkesan kumuh.
Melihat kondisi danau saat ini, sebenarnya belum terlambat untuk dibenahi. Pemkab Labuhanbatu Selatan dan menjadikan kawasan ini sebagai lokasi bisnis perhotelan berbasis wisata danau.
Namanya merintis tentu cukup berat, namun kalau tak dikerjakan tak akan jadi. Dengan sentuhan kcil, investor bisa tertarik untuk membangun perhotelan di sekeliling danau dan memanfaatkan danau sebagai view hotelnya.
Pemkab dapat memfasilitasi masyarakat untuk membersihkan danau sehingga kembali kebentuk semula. Sehingga pemandangan di danau ini terasa indah. Dengan begitu animo masyarakat akan terpicu kembali untuk berkunjung ke daerah ini. Lokasi danau juga strategis karena terletak di Jalan Lintas Sumatera. Sehingga pengusaha hotel tak perlu khawatir tak ada pengunjung.
Pihak pemerintah juga dapat mencukupi sarana prasarana wisata yang ada. Seperti Jogging Track hingga ke tepian danau. Bagi perusahaan yang akan mengadakan kegiatan “Team Building” bagi karyawannya, juga dapat dipersiapkan fasilitas outbond lengkap dengan instruktur yang berpengalaman.
Bila perlu gandeng investor untuk membangun Convention Hall berkapasitas 400 orang peserta untuk menyelenggarakan acara rapat, seminar, meeting, dll. Dengan menggabungkan antara suasana rapat sambil berlibur, tentu akan memberikan nuansa tersendiri bagi para pengambil keputusan.
Di tepi danau juga dapat dibangun shelter untuk bersantai dan dermaga bagi wisatawan yang ingin menyewa perahu atau sepeda air untuk berkeliling danau.
Dengan dibenahinya danau ini sebagai kawasan hotel dan objek wisata, Danau Seberang tentu menjadi alternatif pilihan kunjungan masyarakat. Bagi warga pendatang, setibanya di Kotapinang, tujuan wajib berikutnya adalah Danau Seberang. (*)

11 Tanggapan to “Membangun Perhotelan di Danau Pagaran Padang, Torgamba, Labuhanbatu Selatan”

  1. Irmadah said

    betul yang bapak bilang,
    kalau tak dikerjakan tak akan jadi.

    Saya sering mendengar obrolan papa sya tntag potensi Kotapinang. Bgitu banyak potensi Di Kotapinang ini, dari sungai, danau, pertanian, peternakan, bahkan sampai rumput yang ada di Kotapinang. Semuanya dapat diolah, dan dimanfaatkan menjadi sesuatu yang sangat positif.
    Saya yakin bukan hanya papa sya saja yg brpndpt sprti itu di Kotapinang.

    Tapi yang saya sayangkn kenapa pendapat trsbut belum bisa dikerjakan oleh Pemkab Labusel????
    Apakh yg duduk di Pemkab Labusel atau instansi terkait tidak prnah brfkir sprti itu???

    atau mgkin masyarakat Kotapinang yang mampu tak mau membantu/tidak peduli dengan pembangunan di Kotapinang ini??

    sya hanya seorg pelajar yg tak mngrti tapi memiliki bnyak prtanyaan “kenapa”.🙂

    dan menurut sya bila pendapat bapak diatas terjadi, kmungkinan keindahannya tidak akan bertahan lama. Karena masih banyak masyarakat Kotapinang yang tidak menjaga keindahan Kotapinang ini.

    Karena sesuatu yang dibangun di Kotapinang ini tidak akan bertahan lama bila belum ada kesadaran masyarakat Kotapinang untuk menjaganya.

    *heehehehehe sya hanya mngeluarkn pndt sya.
    maaf maaf,,,,🙂

    • Kotapinang said

      @Irmadah: terimakasih atas komennya adinda! Memang benar cerita papa kamu, banyak potensi besar yg dimiliki Labusel tak tergarap maksimal, sebenarnya pemodal banyak, namun pemikirannya belum terbuka masih sebatas mengandalkan bisnis kelapa sawit!
      Parahnya Pmkab lebih mengandalkan sektor PAD ril seperti tarif parkir dan PBB. Ya mudah2anlah ke depan lebih maju! Terus kunjungi blog ini ya!!
      Sent from my BlackBerry®
      powered by Sinyal Kuat INDOSAT

  2. Irmadah said

    ye,,,,
    sombong bana,,,,😉
    dtg krmh plgnya gak bilang”…..

    hehehe😀

  3. Irmadah said

    🙂

  4. Kotapinang said

    😛

  5. imran said

    sebelah mana lagi kita bangun den……..hehehehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: