KOTAPINANG

Lebih dari Sekadar Cerita Kotapinang

Potensi Pengembangan Water Park di Labuhanbatu Selatan

Posted by Kotapinang pada Oktober 6, 2010

Pengembangan Water Park di Labuhanbatu Selatan
Pengembangan Water Park di Labuhanbatu Selatan

Sampuran Sebagai Objek Wisata Andalan Labusel
Potensi Pengembangan Water Park
Oleh: Deni Syafrizal Daulay
OBJEK wisata pemandian alam Pandayangan Indah atau Sampuran yang terletak di Desa Mandalasena, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan bukan nama yang asing bagi masyarakat. Sejak lama wisata air terjun ini tersohor sebagai objek wisata alam di Labuhanbatu Selatan dan sekitarnya.

Saya ingat betul, di era 90-an, kawasan wisata ini sangat diminati masyarakat, khususnya pada musim liburan seperti lebaran Idul Fitri, tahun baru, dan perayaan lainnya. Banyaknya masyarakat yang datang acapkali membuat kawasan ini dilanda kemacetan. Kini kondisi itu berubah. Lokasi wisata yang berada di tengah perkebunan masyarakat itu sepi dari pengunjung.
Banyak faktor yang menyebabkan kondisi tersebut. Selain objek wisata ini terlalu monoton, di kawasan ini juga banyak pungutan liar. Di samping itu tak pernah ada even menarik yang ditampilkan di tempat itu. Juga tentunya disebabkan pengelolaannya kurang profesional dan tak didukung infrastruktur memadai.
Padahal, melihat lokasinya yang jauh dari pemukiman masyarakat dan sumber airnya yang masih jernih dan alami, banyak potensi lain yang dapat dikembangkan di Sampuran untuk menjadikan Sampuran sebagai barometer wisata di Labuhanbatu Selatan. Satu di antara potensi itu yakni menjadikan Sampuran sebagai wisata water park menggunakan sedikit inovasi dan teknologi modern.
Bicara inovasi, Saya teringat dengan objek wisata Bumi Perkemahan PT Asam Jawa yang menampilakn wisata out bond di areal Perkebunan PT Asam Jawa. Pengelolaannya yang cukup apik dan banyak permainan yang dipersiapkan hingga menjadikan kawasan wisata ini kini jadi tujuan wisata masyarakat. Bukan hanya Kotapinang dan sekitarnya, bahkan masyarakat dari Bagan Batu dan Rantauprapat juga kerap mendatangi tempat tersebut.
Namun kesuksesan proyek bumi perkemahan buatan ini sebagai objek wisata, ternyata tak mengilhami pengelola pariwisata di daerah untuk mengembangkan potensi yang dimiliki Sampuran sebagai wahana wisata water park.
Kesuksesan lain yang patut dijadikan pelajaran yakni theme park di kawasan Pantai Cermin, Kebupaten Serdang Bedagai. Kini objek wisata bahari ini muncul sebagai objek wisata andalan di Sumut. Sejak berdirinya theme park di kawasan itu, Pantai Cermin kini tak pernah sepi dari pengunjung. Kesuksesan Pantai Cermin turut mendongkrak potensi lain yang ada di sekitarnya. Padahal dulunya tak banyak orang berminat untuk berdarma wisata ke daerah itu.
Ini tentu jadi pelajaran berharga jika dicermati dengan baik. Hanya dengan sentuhan teknologi kecil, kawasan Pantai Cermin berubah jadi objek wisata andalan. Ini pun dapat diterapkan untuk Sampuran. Karenanya untuk menambah daya tarik wisata ini, maka Pemkab Labuhanbatu Selatan harusnya membuka peluang besar untuk membangun obyek wisata water park yang di dalamnya terdapat water boom dan permainan lainnya yang berbasis air. Konsep pengembangan wisata water park sangat  sesuai dengan kondisi di Kabupaten Labuhanbatu Selatan, di mana sebagian besar wilayah Labuhanbatu Selatan dipertahankan sebagai daerah perkebunan dan tangkapan/resapan air untuk menjaga keseimbangan alam. Selain itu di Kabutaen Labuhanbatu Selatan memiliki banyak sungai atau sumber air sebagai modal dasar untuk pengembangan wisata water park.
Bercermin dari pembangunan objek wisata ini, tentu pengembangan Sampuran sebagai objek wisata berbasis air jadi sangat potensial untuk dikembangkan. Terlebih masyarakat saat ini masih gemar dengan objek wisata air. Dari hasil ngobrol dengan seorang teman, tertangkap dibenak saya bagaimana menjadikan kawasan ini menjadi lokasi wisata yang sangat menarik.
Untuk menjadikan water park di kawasan Sampuran tentu tidak begitu rumit meski modalnya cukup besar. Air yang mengalir deras di Sampuran dapat dijadikan sebagai sumber untuk mengembangkan water park. Lahan yang tersedia pun ckup luas tanpa mengusik keberadaan Sampuran yang masih alami. Sehingga dalam pengembangannya akan didapat dua objek wisata sekaligus yakni objek wisata water park dan pemandian alam Sampuran.
Saat berkunjung ke Sampuran, saya melihat lokasi yang tepat untuk water park tersebut tentunya berada di bagian bawah kawasan air terjun Sampuran.  Dari kawasan ini orang dapat dengan leluasa memandang ke kawasan air terjun. Sungguh pemandangan yang eksotis tentunya apalagi jika kawasan Sampuran telah dibenahi. Pemerintah dapat sedikit merenovasi bentuk Sampuran sehingga lebih indah. Sedangkan pembangunan water park dapat berkolaborasi dengan pihak swasta melalui sitim bagi hasil atau apalah namanya.
Tak kalah menarik adalah, water park atau sejenis water boom kini sedang ngetren tak hanya di Sumatera Utara bahkan di Indonesia. Peluncuran pertama water park di Labuhanbatu Selatan dapat menjadikan water park ini sebagai simbol lompatan wisata modern di Labuhanbatu Selatan dan bahkan wisata ini mungkin yang terbesar di kawasan Pantai Timur. Juga tentunya menjadi wahana wisata unggulan sekaligus kebanggaan masyarakat Labuhanbatu Selatan.
Karena di kota-kota sekitarnya seperti Bagan Batu, Rantauprapat, dan Gunung Tua, walaupun memiliki wahana wisata, namun tidak memiliki water park. Jika Sampuran dengan kejernihan airnya menjadi basis wisata air secara alami, water park wisata air dengan keunggulan teknologi yang memiliki daya tarik tersendiri.
Dari keunggulannya, pengembangan di Sampuran tidaklah sia-sia. Lebih menarik dibanding kawasan wisata lainnya. Namun, keberadaannya di kota-kota kecil yang belum cukup populer membutuhkan pengenalan kepada publik baik lokal maupun mancanegara secara serius. Asal bisa menyiasati, saat sekarang banyak peluang yang bisa dijadikan sarana promosi dengan biaya ringan, bahkan gratis. Sering mengadakan even yang dapat diliput oleh wartawan, menggunakan jaringan internet, dan memanfaatkan cerita dari mulut ke mulut. (*)

9 Tanggapan to “Potensi Pengembangan Water Park di Labuhanbatu Selatan”

  1. Tsang said

    Wah!! Ini benar2 potensi luar biasa! Mudah2an aja ada investor yang tertarik, atau Pemkabnya mau ngembangin. AMIN

  2. Eko wahyu septian said

    Mudah – mudahan segera terealisasi ya bg, Saya yakin akan Banyak peminatnya.
    Masyarakat sekitar tentu akan mendukung hal ini, termasuk saya karena saya putra asli MAndalasena.

  3. dharnie said

    ihhh

    jd pengen plang kampong nie,,,,

  4. shaka said

    Emang sektor wisata di labusel perlu banget dikembangkan, padahal disana juga banyak yang bisa dijadikan objek wisata hanya pengelolaannya masih kurang dan modal yang cukup besar menjadi penghambat. ya mudah2an saja pandayangan bisa menjadi water park. w juga orang labusel, tepatnya di silangkitang tapi skarang udah 2 tahun di jakarta. jadi pingin pulang kampung nih,,, hehe kek obama aja. salam kenal

  5. shaka said

    ada lagi kok tempat wisata baru yang bisa di kunjungi, belom ada namanya sih,, tempat bokap w,,wisata air juga ditengah2 kebun sawit, asik kok tempatnya ada kolam renang dan kolam pemancingan. lokasinya kalo dari silangkitang kearah pandansari setelah ada polsek belok kanan terus aja, udah tuh ketemu deh,,,, sekedar info😀

    • Kotapinang said

      @Asa Bening: Makasih ya.. benar banget banyak potensi wisata yang bisa dikembangkan. Soal objek wisata di Silangkitang itu akan segera aku tinjau deh biar segera di uploud… Thx ya atas infonya..

  6. jml73 said

    Menarik sekali ya!,tapi yang lebih menarik didusun Boomsisumut Desa Sisumut ada sumber air panas belerang yang dapat menyembuhkan penyakit kulit.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: