KOTAPINANG

Lebih dari Sekadar Cerita Kotapinang

Melihat Megahnya Vihara Avalokitesvara di Kotapinang

Posted by Kotapinang pada Agustus 29, 2010

Vihara Avalokitesvara Kotapinang

Vihara Avalokitesvara Kotapinang

Melihat Megahnya Vihara Avalokitesvara di Kotapinang

Oleh: Deni Syafrizal Daulay

KEBERADAAN Vihara Avalokitesvara Kotapinang tidak bisa dilepaskan dari kegigihan masyarakat Tionghoa khususnya yang beragama Budha. Mereka terpantik mendirikan sebuah vihara di Kotapinang karena melihat banyaknya perantau dari Tiongkok beragama Buddha yang membutuhkan tempat ibadah. Meski sempat mendapat perlawanan dari masyarakat pribumi, namun kegigihan mereka mengalahkan segalanya.
Vihara yang menurut saya termasuk dalam kawasan wisata di Kotapinang ini selesai dibangun sekitar tahun 2000 terletak di Jalan Pelabuhan Lama. Pembangunan vihara ini sempat tersendat karena banyaknya aksi penolakan dari warga Labuhan Lama yang keberatan diperkampungan mereka dibangun vihara. Vihara ini diberi nama Vihara Avalokitesvara. Nama vihara tersebut diambil dari nama salah seorang penganut Buddha, yaitu Bodhisattva Avalokitesvara, yang artinya “mendengar suara dunia.”
Mengunjungi Vihara Avalokitesvara tergolong istimewa. Karena dengan mengunjungi vihara ini berarti seseorang telah mengunjungi sebuah situs wisata dan sekaligus tempat ibadah. Sebagai situs wisata, vihara ini termasuk satu di antara vihara tertua di Kotapinang setelah sebelumnya telah berdiri Vihara Maitreya di Jalan Kampung Banjar II.
Namun yang lebih menarik tentu bukan vihara ini hanya sekadar situs ibadah. Sebab, keberadaan vihara ini jadi simbol karakter masyarakat Kotapinang yang mencintai kerukunan dan keharmonisan dengan berbagai suku, bangsa, dan agama. Meskipun mayoritas penduduknya beragama Islam, namun masyarakat Kotapinang senantiasa terbuka dengan berbagai agama yang masuk ke kawasan tersebut.
Kompleks vihara yang luas dan suasana di sekitarnya tenang, meski lokasinya berada di tepi jalan raya. Desain bangunan inipun cukup megah dan futuristik. Sehingga, banyak orang yang datang ke sini, baik pemeluk agama Buddha yang ingin memanjatkan doa dengan khusyuk maupun warga yang ingin bertamasya atau sekadar mencari inspirasi. Karena di dalam vihara, pengunjung dapat menjumpai beraneka koleksi arsip, foto, lukisan, dan patung Budha dan Dewi Kwan Im.
Secara administratif, Vihara Avalokitesvara masuk dalam wilayah Perkampungan Labuhanlama, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. (*)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: