KOTAPINANG

Lebih dari Sekadar Cerita Kotapinang

Lapangan Bukit dan Pasar Malam di Kotapinang, Labuhanbatu Selatan

Posted by Kotapinang pada Juli 18, 2010

Lapangan Bukit

Lapangan Bukit di Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan

Lapangan Bukit dan Pasar Malam di Kotapinang

Oleh: Deni Syafrizal Daulay

SELAIN objek wisata, ada juga lapangan tempat anak-anak Kotapinang hang out. Lapangan itu bernama Bukit. Nama itu juga diambil dari letak lapangan yang berada di atas tanah perbukitan yang dikenal dengan sebutan Bukit.

Lapangan Bukit terdiri dari hamparan tanah seluas lebih kurang 3 hektar. Di tengah-tengah lapangan terdapat arena sepak bole. Di bagian belakang terdapat tanah kosong yang menjorok ke arah perladangan karet dan sawit milik warga. Di bagian depan terdapat sebuah pendopo dengan ornamen khas melayu yang didominasi warna kuning keemasan.

Di bagian depan pendopo yang menhadap ke jalan raya, terdapat monumen yang terdiri dari deretan tiga buah pinang. Tak jelas sejak kapan lapangan ini berdiri. Catatan resmi tentang berdirinya lapangan inipun tak ada. Namun yang pasti sejak aku lahir tempat ini sudah dikenal dengan sebutan Bukit.

Sebenarnya lapangan ini digunakan untuk kegiatan upacara nasional seperti peringatan HUT Proklamasi pada 17 Agustus. Selain itu, lapangan Bukit digunakan untuk kompetisi sepakbola antarsekolah, antarkampung, maupun kompetisi sepakbola lainnya. Di luar acara resmi pemerintahan, lapangan Bukit juga sering dijadikan arena pasar malam.

Hiburan rakyat itu biasanya digelar sekali dalam setahun menjelang 17 Agustus atau setelah lebaran Idul Fitri. Biasanya pasar malam digelar di bagian belakang lapangan. Berbagai permainan seperti komedi putar, tong stan, rumah hantu, ketangkasan, dan beragam permainan lainnya.

Saat pasar malam digelar, ratusan bahkan ribuan warga Kotapinang dan sekitarnya memadati tempat itu. Biasanya pasar malam tutup pukul 24.00 WIB. Perputaran uang di tempat tersebut mencapai ratusan juta dalam semalam. Karena minimnya hiburan rakyat, pasar malam jadi pilihan utama masyarakat untuk menyalurkan hasrat hiburannya.

Selain di Masjid Raya, lapangan Bukit juga sering dijadikan sebagai tempat melaksanakan salat Idul Fitri dan Idul Adha. Lapangan yang terbilang luas, membuat tempat ini mampu menampung seluruh jemaah salat yang datang. Saat salad i’ed digelar, seluruh ruas jalan di tempat itu dilanda kemacetan.

Pada Sabtu malam, lapangan Bukit juga dijadikan kawula muda Kotapinang untuk tempat kencan. Selain pasar malam, berbagai pertunjukan rakyat seperti tari-tarian, festipal band, dan acara lainnya juga kerap digelar di lapangan Bukit. Lapangan inipun dikenal sebagai titik nolnya Kotapinang. (*)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: