KOTAPINANG

Lebih dari Sekadar Cerita Kotapinang

Sungai Barumun Kotapinang, Labuhanbatu Selatan Tempat Penangkaran Kayu Gelondongan

Posted by Kotapinang pada Juli 14, 2010

Sungai Barumun

Sungai Barumun di Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan

Sungai Barumun Kotapinang Tempat Penangkaran Kayu Gelondongan

Oleh : Deni Syafrizal Daulay

Dahulu kala, aku masih sempat menikmati aktifitas bongkar muat kayu gelondongan yang di Kotapinang sering disebut balok. Setiap hari, ratusan batang kayu gelondongan milik PT Sumatera Playwood Industri (SPI) disusun di tempat ini, sebelum dibawa ke pabrik pengolahan yakni PT Raja Garuda Mas Panel (RGMP) di Blok IX yang berjarak sekitar 4 kilometer dari sungai tersebut.

Kayu-kayu itu dibawa dari berbagai daerah seperti ajamu dan daerah lain di hulu sungai. Balok yang rata-rata berdiameter 1 meter itu dibawa menggunakan kapal milik PT RGMP yang ukurannya lumayan besar. Di tepi sungai tersebut ada sebuah kilang yang di kenal dengan sebutan SPI. Dari tempat inilah kayu-kayu tersebut diangkut ke atas truk untuk dibawa ke pabrik.

Diwaktu senggang, warga sering menggunakan kapal-kapal milik RGMP berwarna abu-abu itu sebagai tempat berteduh untuk memancing. Saat sore, pemancing pun turun ke atas gelondongan kayu dan menancapkan pancing mereka di atas tumpukan kayu-kayu tersebut.

Namun saat itu sungai Barumun masih sangat dalam, sehingga kapal-kapal dari Labuhan Bilik yang berukuran besar dengan leluasa masuk. Bahkan sakin dalam dan besarnya sungai ini, kapal pembawa kayu itu dapat berselisih hingga tiga kapal di badan sungai. Gelombang air cukup tinggi saat kapal-kapal tersebut melintas.

Namun kini kondisinya berbeda. Sungai Barumun tak lagi dapat dilalui kapal-kapal bertubuh besar.Hanya sampan kecil nelayan setempat saja yang kini beroperasi di sungai tersebut. Namun saat air sedang tinggi (banjir), masih ada satu dua kapal yang beroperasi. (*)

3 Tanggapan to “Sungai Barumun Kotapinang, Labuhanbatu Selatan Tempat Penangkaran Kayu Gelondongan”

  1. Izrail said

    Benar.. barumun memang indah.. tapi dulu….

  2. […] namanya, Gulai Asam Ikan Baung berbahan dasar ikan Baung yang banyak terdapat di sungai Barumun. Sedangkan bumbu-bumbunya berasal dari rempah alami plus bawang, cabai, sereh, asam belimbing, dan […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: