KOTAPINANG

Lebih dari Sekadar Cerita Kotapinang

Pasir Tuntung di Sungai Barumun Kotapinang, Labuhanbatu Selatan yang Tinggal Kenangan

Posted by Kotapinang pada Juli 14, 2010

 

 

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Pasir Tuntung yang Tinggal Kenangan

Oleh: Deni Syafrizal Daulay

Saat air sungai Barumun surut dimusim kemarau, pasir putih terlihat muncul kepermukaan. Hamparan pasir seluas 15×100 meter memberikan suasana berbeda di sungai Barumun. Pasir tersebut dikenal dengan sebutan pasir tuntung. Letaknya sekitar 500 meter di sebelah utara jembatan sungai Barumun.

Tuntung pada nama pasir tuntung berasal dari nama penyu. Orang Kotapinang menyebut penyu dengan sebutan tuntung. Dulunya banyak penyu yang hijrah dari laut di Labuhan Bilik ke sungai Barumun saat musim surut. Kedatangan penyu-penyu tersebut untuk menyembunyikan telur-telurnya.

Sakin banyaknya tuntung yang bertelur di pasir tersebut, warga di tempat ini menamakan pasir ini dengan sebutan pasir tuntung. Saat musim tuntung bertelur, pasir inipun dijaga, karena banyak warga yang berebut untuk mendapatkan telur-telur penyu tersebut. Oleh pemerintah kecamatan waktu itu, telur tersebut dibagikan sama rata kepada setiap warga.

Namun kini pasir tuntung hanya tinggal nama. Tak ada lagi penyu yang bertelur di tempat ini. Kini pasir tuntung hanya dijadikan sebagai lapangan sepak bola kaki ayam (kiyam). Puluhan anak muda dari berbagai penjuru Kotapinang setiap sore berkumpul di pasir ini untuk bermain bola. Usai bermain bola, biasanya mereka menceburkan diri ke sungai yang airnya kini berwarna keruh kecokelatan. (*)

Satu Tanggapan to “Pasir Tuntung di Sungai Barumun Kotapinang, Labuhanbatu Selatan yang Tinggal Kenangan”

  1. Among said

    Bravo bro… hebat…!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: